by

Sigap Atasi Polemik Masisir, PPMI Dapatkan Nilai Jayyid di Sidang LPJ

Informatikamesir.net, Kairo — Dewan Pengurus (DP) PPMI Mesir masa jabatan 2019/2020 yang juga dikenal dengan kabinet Improvement pimpinan Arief Mughni dan Nasrudin Babas telah resmi melaporkan hasil kinerja mereka selama masa bakti mereka. Secara akumulatif, para fraksi memberikan nilai Jayyid untuk laporan yang mereka susun tersebut.

Muhammad Rayhan selaku salah satu anggota Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PPMI Mesir menilai bahwasanya PPMI Mesir tahun ini sudah menjalankan amanah mereka dengan cukup baik. Hal ini terbukti dengan langkah-langkah sigap PPMI untuk menangani berbagai isu dan polemik yang terjadi di lingkup Masisir.  

“Menurut Muhammad Hatta, tiga hal yang semestinya menjadi falsafah dasar kemahasiswaan di antaranya adalah kesejahteraan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mumpuni,” ujar Rayhan.

“Berdasarkan ketiga hal tersebut, saya rasa PPMI tahun ini sudah cukup terbuka dengan isu-isu yang terjadi di Masisir, seperti hal nya langkah-langkah penanganan Covid-19 yang telah mereka perbuat, itu sudah cukup proper dan sangat baik untuk ukuran mahasiswa,” ungkap Rayhan yang juga sempat mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

“Pada dasarnya organisasi itu idealnya menjadi problem solver, bukan event organizer, dan keadaan pandemi ini bisa menguji kapabalitas organisasi dalam melakukan problem solving,” tambah Rayhan.

Dihimpun dari lampiran LPJ PPMI Mesir 2019/20, beberapa program unggulan yang berhasil diinisiasi oleh PPMI tahun ini di antaranya adalah Dauroh Intensif Ilmu Alat (DIIA), Seminar Pembekalan Calon Wisudawan Azhar, Weekly Fakta Al-Azhar, Masisir Leaders Club (MLC), Takaful PPMI, Seminar dan Shalawat Kebangsaan, Pekan Olahraga Masisir (POM), serta revitalisasi Komisi Peduli Interaksi (KPI) dan Dewan Keamanan dan Ketertiban Mahasiswa (DKKM), dan optimalisasi media website, channel PPMI TV dan Radio PPMI Mesir.

Selain itu, relasi yang dibangun oleh PPMI dengan berbagai organisasi mahasiswa luar negeri juga turut menjadi keunggulan tersendiri dari PPMI 2019/2020. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan-kunjungan perwakilan PPMI ke beberapa persatuan pelajar non-Indonesia seperti hal nya Chad, Malaysia, Thailand, Kyrgyzstan, Brunei Darussalam, Kamboja, Filipina, Turki, Afghanistan, dan Nepal.       

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sidang yang dilaksanakan di aula Wisma Nusantara, Rab’ah ‘Adawiyah, pada Sabtu (20/06/20) ini, hanya boleh dihadiri secara langsung oleh tim khusus MPA dan Badan Perwakilan Anggota (BPA) PPMI Mesir, DP PPMI Mesir dan jajaran panitia yang dibentuk dari struktur Dewan Pimpinan.

Adapun para fraksi yang berperan untuk mewakili segenap Masisir dalam menyampaikan tanggapan sekaligus nilai dari LPJ tersebut hanya diperkenankan untuk berpastisipasi melalui sistem daring/online.

Menanggapi hal tersebut, Rayhan menyampaikan bahwasanya masalah kondisi dan waktu menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan LPJ yang sedemikian rupa.  

“Ada dua hal yang menjadi pertimbagan; kondisi dan waktu. Terkait kondisi, tentu tidak terlepas dari pandemi dan juga himbauan pemerintah Mesir tentang larangan berkumpul dengan jumlah yang banyak. Selain itu, kami juga mempertimbangkan waktu ujian, baik tingkat satu sampai tingkat empat. Khusus tingkat empat, sampai wawancara ini dilakukan belum ada kepastian tanggal,” ujar Rayhan.

Wakil Presiden PPMI 2019/2020, Nasrudin Babas pun mengungkapkan rasa gembiranya atas berakhirnya masa pengabdian di PPMI.

“Alhamdulillah sangat senang, bisa berlabuh dengan baik, meskipun tentu banyak kekurangan disana-sini, tapi insya Allah akan disempurnakan oleh pengurus selanjutnya, hanya itu yang dapat kami abdikan untuk Masisir, semoga menjadi kebaikan untuk kami kelak,” pungkasnya.

Babas juga memberikan pesan kepada para pengurus tahun depan agar senantiasa ikhlas, tetap fokus pada target, serta bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat (Masisir) terkhusus di masa-masa pandemi ini.

“Insya Allah, apapun situasinya, PPMI adalah ladang yang luas, tidak mengenal kondisi buruk atau baik, pasti banyak yang bisa dilakukan PPMI dan itu juga yang dibutuhkan Masisir. Harapannya tetap fokus pada target pencapaian yang sudah dibuat, semoga Allah SWT. membimbing kita dalam mengemban amanah,” imbuh Babas.

Reporter: Muhammad Alfaridzi

Editor: Muhammad Nur Taufiq al-Hakim

Comment

Berita Lainnya