fbpx

Maraknya Tindak Asusila di Lingkungan Pelajar dan Mahasiswa, Kedua Capres-Cawapres PPMI Mesir Tawarkan Solusi Adakan Muhammadiyah Day 2022, PCI Muhamadiyah Mesir Undang Seluruh Afiliatif dan Simpatisan Turut Sukseskan Agenda SIC, Kepala Sekolah: Masisir Sangat Membantu Juarai Lomba Catur Indonesian Games, Langguly: Saya Pede Survei Kepuasan Masisir Terhadap100 Hari Kinerja Ahsan-Kevin Sebagai Presiden dan Wakil Presiden PPMI Mesir 2021-2022

Aktualita · 18 Jul 2022 15:58 WIB ·

Pandang Tinggal di Darrasah secara Akademik Sudah Tak Relevan, Saiful Millah Hadirkan Solusi Radikal


Saiful Millah, Lc., Aktivis Akademis Masisir. (Dok. Panitia SDC) Perbesar

Saiful Millah, Lc., Aktivis Akademis Masisir. (Dok. Panitia SDC)

Informatikamesir.net, Kairo - Ahmad Saiful Millah, Lc. yang hadir sebagai Aktivis Akademis Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) sekaligus Panelis di acara Students Dialogue Community (SDC) berpandangan, tinggal di Darrasah bagi Masisir secara akademik sudah tidak relevan lagi, khususnya bagi yang beralasan bahwa tempat tersebut dekat dengan Kampus Putra Universitas Al-Azhar Kairo.

Untuk itu, ia menghadirkan solusi yang menurutnya sedikit radikal, yaitu membuat alternatif tempat tinggal baru selain Darrasah untuk Masisir, guna menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Ada beberapa alasan yang membuat di Darrasah tidak Relevan; keilmuan Azhar sudah tersebar walaupun masih berpusat di Darrasah. Beberapa masyaikh (red-Syekh) sudah menarik Masisir ke sana, ada yang di Muqottom Syekh Yusri, Bait Muhammady Syekh Muhanna, di Sabi’ ada Syekh Husyam, dan lain-lain,” ungkap Saiful.

Oleh karenanya, dalam diskusi yang bertempat di Auditorium Wisma Nusantara itu Saiful menegaskan, pertimbangan Masisir tinggal di Darrasah karena dekat kampus, pusat pengajian, serta durasi perjalanan dari tempat lain menuju Darrasah memakan waktu cukup lama, kini merupakan alasan yang tidak begitu kuat lagi.

IMG 20220718 WA0042 - Pandang Tinggal di Darrasah secara Akademik Sudah Tak Relevan, Saiful Millah Hadirkan Solusi Radikal

Potret para Panelis SDC “Haruskah Tinggal di Darrasah?”. (Sumber: Dok. Panitia SDC)

“Alasan tidak efektif tinggal di Darrasah adalah hidup bergerombol, membuat bahasa juga lemah. Kemudian benturan budaya itu juga perlu dipertimbangkan lagi, sehingga relevan atau tidak menjadi proitas kita yang perlu dipertimbangkan lagi,” tambahnya, Ahad, (17/7) kemarin.

Tidak hanya itu, dalam SDC yang mengangkat tema “Haruskah Tinggal di Darrasah?” tersebut, Saiful mengemukakan, sebab Masisir tinggal di Darrasah itu ada dua hal, ada yang punya motif, ada juga yang tidak punya.

Sebab pertama motifnya sebagaimana yang sudah ia sebutkan sebelumnya. Ada pun yang tidak punya motif, menurutnya karena terpaksa akibat sudah ditentukan oleh mediator pemberangkatan calon mahasiswa baru sejak awal berangkat ke Mesir, banyak senior yang tinggal di tempat tersebut, atau ada juga yang hanya melihat sekilas di media maupun ungkapan orang lain.

Untuk sebab kedua ini, yaitu Masisir yang tidak punya motif, Saiful sangat menyayangkannya. Ia mengibaratkan hal tersebut seperti semut yang mati di lumbung gula.

Reporter: Azmi Putra Gayo

Editor: Defri Cahyo Husain

Artikel ini telah dibaca 385 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan

21 July 2022 - 21:32 WIB

WhatsApp Image 2022 07 22 at 04.18.59 85x85 - Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan

Masisir Tak Ahli di Jurusan Kampus, Merasa Khianati Almamater, Saiful Millah, Lc. Beri Semangat dengan Bahasa Radikal

21 July 2022 - 20:06 WIB

WhatsApp Image 2022 07 22 at 03.03.00 85x85 - Masisir Tak Ahli di Jurusan Kampus, Merasa Khianati Almamater, Saiful Millah, Lc. Beri Semangat dengan Bahasa Radikal

Wakil Komandan DKKM PPMI Mesir Pertanyakan Keamanan Solusi Radikal Saiful Millah

18 July 2022 - 17:12 WIB

Wakil Komandan DKKM dalam acara SDC. (Sumber: Dok. Panitia)

Adakan Gala Premiere Film “4+1”, Dubes Lutfi Rauf: Tidak Ada Satupun yang Pernah Ikut IKJ

15 May 2022 - 17:46 WIB

WhatsApp Image 2022 05 15 at 16.57.49 85x85 - Adakan Gala Premiere Film "4+1", Dubes Lutfi Rauf: Tidak Ada Satupun yang Pernah Ikut IKJ

Hadiri Halal Bihalal Intelektual, Dubes RI untuk Tunisia Singgung Isu Al-Azhar Hanya Majelis Taklim

6 May 2022 - 03:32 WIB

Zuhairi Misrawi dalam acara Halal Bihalal dan Peluncuran Kopiah.co. (Sumber: Dokumentasi Informatika/Usamah)

Produksi Film Pendek Seharga EGP 15 Ribu, Lebih Besar dari KPJ, Menko IV PPMI Mesir: Tidak Perlu Jadi Perbandingan

3 May 2022 - 04:35 WIB

Proses pengambilan Film Pendek "4+1" PPMI Mesir. (Sumber: Dok. Tim Produksi Film Pendek "4+1")
Trending di Analisis Ringan