Informatika Mesir
Home Analisis Ringan 9 “Tausiah” MUI tentang Eskalasi Serangan AS-Israel terhadap Iran

9 “Tausiah” MUI tentang Eskalasi Serangan AS-Israel terhadap Iran

Cholil Nafis, Wakil Ketua MUI. Sumber: MUI

Informatikamesir.net, Kairo – MUI mendesak pemerintah Indonesia untuk keluar dari Board of Peace dan mengajak umat Islam seluruh dunia untuk membaca kunut nazilah. Hal tersebut dikutip dari akun Instagram resmi Cholil Nafis, Wakil Ketua MUI yang mengunggah “tausiah” MUI tentang eskalasi serangan AS-Israel terhadap Iran dengan nomor dokumen Kep-28/DP-MUI/III/2026.

Berikut adalah ringkasan poin-poin pernyataan dari MUI tersebut:

  1. MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran pada Sabtu (28/02/2026) pagi dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap jantung ibu kota kota Teheran dan lokasi strategis lain serta mengajak umat Islam di Indonesia untuk melafalkan kalimat “Inna lillah wa inna ilaihi rajiun”.
  2. MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh AS karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan UUD 1945, yaitu “…ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.
  3. MUI memahami bahwa serangan Iran ke negara teluk adalah sebuah serangan yang sasarannya adalah pangkalan militer sebagai pembalasan atas serangan AS-Israel sebelumnya terhadap Iran. Serangan balasan Iran ini dibenarkan dan dilindungi oleh hukum internasional. Oleh karena itu, AS-Israel harus menghentikan serangan ke Iran untuk menghindari eskalasi karena serangan ini bertentangan dengan pasal 2/4 Deklarasi PBB yang menyebutkan bahwa semua negara anggota wajib menahan diri dalam hubungan internasional mereka dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun.
  4. Tindakan saling menyerang antara kedua pihak merupakan eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik terbuka yang lebih luas. Situasi ini tidak boleh dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar.
  5. Motif strategis di balik upaya serangan ini patut diduga sebagai upaya sistematis melemahkan posisi Iran di kawasan sekaligus membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan untuk kemerdekaan Palestina.
  6. Dalam konteks Palestina-Israel, MUI mendorong berbagai negara untuk menjadi juru damai guna menghentikan serangan militer yang berpotensi menjadi instrumen tekanan politik guna mengamankan dominasi regional okupasi Israel atas Palestina.
  7. MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari Board of Peace karena dipandang tidak efektif dalam mewujudkan perdamaian sejati di Palestina. Sebaliknya, Trump sebagai pemegang peran sentral dalam Board of Peace justru melakukan serangan gabungan bersama Israel terhadap Iran.
  8. MUI mengajak umat Islam di berbagai belahan dunia agar terus membaca kunut nazilah secara sungguh-sungguh berdoa dalam salat untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah Swt. terhadap umat Islam yang sedang mengalami kesulitan, penindasan, atau musibah di berbagai belahan dunia.
  9. Terakhir, MUI menyerukan kepada PBB dan OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk melakukan langkah-langkah maksimal dalam menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI menegaskan keyakinannya bahwa perang hanya akan mendatangkan kemudaratan global.

Reporter: M. Saladin Ghaza

Editor: Afifah Azmi Saiyidah

Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!

Klik di sini
Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad