by

Menyoal Setengah Tahun Kinerja PPMI Mesir

Informatikamesir.net, Kairo — Dalam agenda Laporan Kerja Semester (LKS) PPMI Mesir yang dilaksanakan pada Selasa (18/2/2020), banyak tersampaikan di dalamnya kritik dan masukan demi menunjang kinerja PPMI Mesir ke depannya.

Kritik dan saran itu sendiri mencakup berbagai macam hal, dari mulai PPMI Mesir yang dianggap minim kerjasama dengan elemen dan lembaga lainnya sebagaimana yang dikatakan oleh juru bicara fraksi II, Afandi Kholil, hingga terkait pertanyaan krusial terhadap Badan Usaha Milik Organisasi (BUMO) PPMI Mesir:

Kenapa kita harus membeli mobil lagi? apakah mempengaruhi kenaikan (pemasukan) keuangan?”

Menangapi hal tersebut, Presiden PPMI Mesir, Arif Mughni mengungkapkan bahwasanya ia berharap, ke depannya PPMI Mesir bisa lebih independent khususnya dalam hal sirkulasi keuangan yang masuk ke tubuh PPMI Mesir ini.

Ia pun mengharapkan adanya inventaris yang bisa diberdayakan untuk periode-periode kepengurusan selanjutnya demi menunjang kelangsungan PPMI Mesir.

Harapan agar PPMI Mesir dapat lebih akrab dengan berbagai elemen dan lembaga di lingkup masisir pun turut disampaikan dalam agenda LKS yang dilaksanakan di Aula Wisma Nusantara, Rob’ah A’dawiyah ini.

Seluruh Menteri Koordinasi (Menko) dari yang pertama hingga keempat pun tak luput mendapat kritik dan masukan, seperti halnya yang terkait dengan kondisi pendataan dalam tubuh PPMI Mesir yang mana dinilai masih kurang tertib. Hal ini pun diakui langsung oleh Badan Pengurus Harian (BPH) PPMI Mesir.  

“Bahkan saya sendiri dari bendahara merasa terbangun ketika kemarin verivikasi hilang, kita itu belum punya blueprint,” ungkap salah satu bendahara PPMI Mesir.

“Ini juga menjadi PR bagi kita ke depannya,” sambungnya.

PPMI Mesir juga diharapkan dapat lebih memperhatikan lagi hal-hal yang berbau akademis seperti pembuatan profil untuk lembaga-lembaga tahfidz yang ada di Mesir demi memudahkan setiap mahasiswa untuk menentukan pilihannya di salah satu tempat tahfidz tersebut.

Arif Mughni sendiri menegaskan bahwasanya para dewan pengurus ini menjalankan perannya untuk berorganisasi, bukan bekerja, yang mana hal tersebut membutuhkan kesabaran yang cukup besar.

“ DP PPMI Mesir itu menghadapi sekitar 7800 mahasiswa, dan itu butuh adanya sebuah kesabaran,” tegasnya.

Ia pun berterima kasih atas segala kritik, saran dan masukan yang telah disampaikan oleh setiap fraksi dan akan mengkajinya lebih dalam untuk kepengurusan PPMI Mesir yang lebih baik.

Reporter: Revi Sutrisna

Editor: Muhammad Nur Taufiq al-Hakim

Comment

Berita Lainnya