Ketua SEMA-FU: Ketua Itu Manusia yang Rela Miskin
Informatikamesir.net, Kairo – Almer Hakim, Ketua SEMA-FU (Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin) menyebut jabatan ketua organisasi bukanlah posisi yang penuh kenyamanan. Dalam sesi wawancara dengan tim Informatika Mesir pada Rabu (05/08), Wisma Nusantara, Rab’ah. Ia menggambarkan sosok ketua sebagai manusia yang rela miskin karena besarnya pengorbanan selama mengemban amanah.
Menurut Almer, miskin yang dimaksud bukan sekadar persoalan materi, melainkan kesiapan mengorbankan waktu, tenaga, hingga kepentingan pribadi demi memastikan organisasi tetap berjalan.
“Ketua itu adalah manusia yang rela miskin. Rela miskin secara waktu karena akhirnya waktunya banyak dikerahkan kepada teman-temannya. Miskin secara finansial mungkin, karena akhirnya banyak uang harus digunakan. Tapi saya pastikan di balik itu semua akan ada natijah atau hasil yang sangat worth it.” Ujar Almer.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai refleksi setelah satu tahun memimpin SEMA FU. Ia mengaku awalnya harus beradaptasi karena untuk pertama kalinya menjadi pemimpin tertinggi sebuah organisasi mahasiswa.
Selain mengorbankan waktu, Almer menilai tantangan terbesar seorang ketua adalah memastikan seluruh divisi dapat bekerja secara optimal. Menurutnya, seorang ketua harus mampu menjadi tempat bersandar ketika setiap bidang menghadapi persoalan.
“Amanah itu tidak hanya ada saat rapat, tetapi menempel 24 jam selama satu tahun. Dari situ saya belajar menjadi lebih mandiri, lebih tepat waktu, dan terus memperbaiki diri.” Ujar Almer.
Reporter: Isa Latif Zein
Editor: Ferdian Hudatullah





