Grand Syekh Al-Azhar Tunjuk Dr. Mahmoud Sadiq Hassan, Rektor Sementara Pertama dari Rumpun Sains
Informatikamesir.net, Kairo — Grand Syekh Al-Azhar Ahmed El-Tayeb menetapkan Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Bidang Pascasarjana dan Penelitian, Dr. Mahmoud Sadiq Hassan, sebagai Rektor sementara Universitas Al-Azhar pada Senin (27/07). Penunjukan Dr. Mahmoud menjadi yang pertama dalam sejarah Universitas Al-Azhar sebagai rektor sementara yang berasal dari sektor ilmu pengetahuan (sains). Selama ini, jabatan tersebut secara umum diisi akademisi dari sektor syariah atau bahasa Arab.
Keputusan tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 mendatang hingga ditetapkannya rektor definitif sesuai ketentuan yang berlaku.
Penunjukan Dr. Mahmoud tersebut menggantikan Prof. Dr. Salamah Gomaa Daoud yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai rektor. Sebelumnya, masa jabatan Dr. Salamah diperpanjang hingga akhir tahun akademik 2025–2026 setelah mencapai batas usia pensiun. Perpanjangan tersebut dilakukan untuk menjamin keberlangsungan penyelenggaraan kegiatan akademik di Universitas Al-Azhar.
Dalam keterangannya yang dilansir Cairo24, Dr. Mahmoud menyatakan penunjukan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah. Ia menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan Grand Syekh Al-Azhar dan menegaskan akan menjalankan tugas hingga ditetapkannya rektor definitif.
Sementara itu sebagaimana yang dilansir Al-Ahram, Dr. Salamah menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Grand Syekh Al-Azhar Ahmed El-Tayeb atas perpanjangan masa tugas yang diberikan hingga akhir tahun akademik 2025–2026. Menurutnya, kebijakan tersebut mendukung kesinambungan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta penguatan peran Universitas Al-Azhar dalam bidang keilmuan dan dakwah.
Reporter: Salsabila Dwi Fitria
Editor: Faqih Billah





