Pensosbud KBRI Kairo Sebut Masisir Perlu Terlibat Dalam Ekonomi Global
Informatikamesir.net, Kairo – Mohammad Nur Salim, Lc., M.Si. selaku Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya dalam sambutannya di seminar ekonomi pada Senin, (03/02) menyebut Masisir perlu terlibat dalam ekonomi global ke depannya tanpa meninggalkan syariat.
Pada seminar yang dibuka untuk umum ini Salim juga berharap Masisir menjadi penguat umat Islam di Indonesia, serta tidak tertinggal akan informasi yang berkembang.
“Tidak hanya fokus pada pilar-pilar ilmu agama namun juga berwawasan dalam pilar kehidupan salah satunya adalah ekonomi,” ujar Salim.
Salim juga berharap pada 180 Masisir yang hadir agar turut menyebarkan dan mengamalkan wawasan yang didapat seluas luasnya.
“Semoga yang hadir di sini bisa menyampaikan atau membimbing teman-temannya yang lain yang belum bisa ikut, sehingga manfaatnya lebih terasa luas,” tambah Salim.
Irwan Abdalloh selaku narasumber utama sekaligus anggota DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia) menjelaskan pandangannya pada teori berinvestasi dengan memilah uang terlebih dahulu sebelum berinvestasi. “Ada dua teori, pertama dalam pendekatan makro ekonomi; penghasilan utama mahasiswa dari bulanan, nah terus dihitung kewajiban, pengeluaran dan kebutuhan sisanya baru diinvestasikan. Kedua jika dengan financial planner; begitu dapat bulanan sisihkan langsung untuk investasi jadi kategorinya bagian dari kewajiban,” jelas Irwan.
Acara seminar kali ini juga dihadiri oleh Abdul Muta’ali selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo sekaligus menyampaikan materi terkait pilar-pilar ekonomi didukung dengan dalil Al-Quran yang mengajarkan bahwa Islam tidak hanya mengumpulkan harta semata.
“Don’t collect please invest, mindset kita menabung padahal dalam surat Al-Humazah sudah dijelaskan konsep ekonomi yang luar biasa” jelas Muta’ali pada segenap diaspora Indonesia yang hadir.
Acara hasil kolaborasi antara Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah Mesir (PCIM Mesir), Pusat Kajian Ekonomi Islam (PAKEIS), dan PT. Bursa Efek Indonesia ini berlangsung di Qoah Idarah Wafidin, Madinatul Bu’uts.
Reporter: Nurul Hipatanul Say’banti
Editor: Vesya Talitha Syahda
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini


