Kolaborasi Strategis, Ajak Masisir Cerdas Berinvestasi
Informatikamesir.net, Kairo — Sebagai bentuk tindak lanjut dari seminar yang telah diadakan bulan November 2025 secara daring, PT. Bursa Efek Indonesia bersama PCIM Mesir (Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah) sekaligus PAKEIS (Pusat Kajian Ekonomi Islam) menggelar seminar ekonomi pada Senin (02/02), di Qoah Idarah Wafidin, Bu’us.
Acara yang mengusung tema “Perkembangan dan Investasi di Pasar Modal Syariah” ini membahas terkait tata cara berinvestasi secara bijak dalam lingkup syariah, hal inilah yang menjadi pertanyaan Masisir secara global.
“Fomo dalam berinvestasi dianggap tidak syariah dalam fatwa ulama, oleh karena itu dikatakan bahwa seorang investor syariah wajib mengetahui instrumen investasinya, kemudian yang kedua adalah tahu cara belinya dimana,” tuah Irwan Abdalloh selaku Wakil Direktur PT. Bursa Efek Indonesia.
Menegaskan apa yang telah disampaikan, Irwan berharap adanya pembahasan yang berkelanjutan setelah terselenggaranya acara ini dan mengaku siap mendukungnya melalui pelatihan bersama para ahli.
“Mungkin setelah ini kalian bisa membuat kelas rutin online bersama IDX, karena transaksi dengan adanya partner bisa lebih semangat, tapi juga harus ada coach-nya. Nah, itu yang akan kita bantu,” lanjut Irwan.
Di kesempatan yang sama, Abdul Muta’ali sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo memberi dukungan kepada seluruh Diaspora Indonesia yang hadir agar senantiasa haus akan ilmu sebagai bekal untuk berkiprah di tanah air.
“Kawan-kawan yang berkesempatan menuntut ilmu di Al-Azhar, bacalah sebanyak-banyaknya karena membaca itu deposito yang luar biasa. Bangsa kita menunggu kontribusi kawan-kawan,” tegas Muta’ali.
Turut hadir pada acara, Mohammad Nur Salim, Lc., M.Si., selaku Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Kairo, Ketua PCIM Mesir, dan Direktur PAKEIS. Seminar diakhiri dengan demo aplikasi IDX Mobile.
Reporter: Vesya Talitha
Editor: Muhammad Naufal Luthfi
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini


