fbpx

Maraknya Tindak Asusila di Lingkungan Pelajar dan Mahasiswa, Kedua Capres-Cawapres PPMI Mesir Tawarkan Solusi Adakan Muhammadiyah Day 2022, PCI Muhamadiyah Mesir Undang Seluruh Afiliatif dan Simpatisan Turut Sukseskan Agenda SIC, Kepala Sekolah: Masisir Sangat Membantu Juarai Lomba Catur Indonesian Games, Langguly: Saya Pede Survei Kepuasan Masisir Terhadap100 Hari Kinerja Ahsan-Kevin Sebagai Presiden dan Wakil Presiden PPMI Mesir 2021-2022

Hard News · 8 Apr 2017 20:35 WIB ·

Prinsip Menerjemah Dar el-Fachri


Prinsip Menerjemah Dar el-Fachri Perbesar

IMG 0917 - Prinsip Menerjemah Dar el-Fachri
Dari kiri ustadzah Wirdah Fachirah Fachri, Lc, MA, ustadz Ahmad Ikhwani S, Lc, MA, ustadz Mahkamah Mahdi, Lc, MA
Informatika Mesir, Kairo (08/04/2017) Penerjemah adalah mediator antar pengarang dan pembaca. Karya terjemahan yang baik adalah buah dari upaya yang dilakukan penerjemah yang bisa memahami karakteristik penulis dan pembaca. Karena, kegiatan menerjemah bukan hanya sekedar mengalih bahasakan saja, penerjemah harus bisa menerjemahkan maksud dari setiap diksi yang dipilih oleh pengarang bukan sekedar mengartikan kata saja.
Berikut Prinsip Menerjemah yang disampaikan oleh ustadz Ahmad Ikhwani Syamsudin, Lc, MA, kandidat doktor Universitas Al-Azhar dalam Seminar Sehari Kajian Fakultatif dan Keterampilan Menerjemah Bahasa Arab :
1.       Tidak Mengubah Maksud Pengarang Teks Asal
Hampir semua penerjemah memaklumi prinsip ini. Oleh karena itu, seorang peerjemah harus menanamkan sifat amanah dalam menerjemah, karena seorang penerjemah tidak lain hanyalah “juru bicara” bagi pengarang teks asal yang menyampaikan kembali maksud dari tulisannya. Namun tidak jarang, karena kesalah pahaman terhadap maksud pengarang teks asal, seorang penerjemah terjebak dalam kesalahan (sengaja atau tanpa disengaja) yang fatal. Oleh karena itu, diperhatikan kehati-hatian dan kesungguhan dalam menerjemah.
2.       Menghormati Tata Bahasa Penerima
Dalam proses menerjemah, tatabahasa dari bahasa penerima harus dihormati dan tidak seharusnya memaksakan tatabahasa asing ke dalam teks terjemahan. Disamping itu penerjemahan hendaknya berorientasi kepada pembaca (reader-oriented), bukan berorientasi kepada pemahaman dan keinginan diri sendiri (self-oriented).

3.       Menerjemahkan Makna Bahasa Bukan Menerjemahkan Bentuk Kata
Dalam proses menerjemah, hendaknya fokus pada makna teks asal. Dan tidak seharusnya penerjemah berusaha setia kepada bentuk bahasa teks asal, karena hal ini akan menghasilkan terjemahan yang sukar dipahami.
4.       Menghasilakan Terjemahan yang Mudah Dipahami Pembaca
Menerjemah adalah sebagian bentuk berkomunikasi. Oleh karena itu, sebuah terjemahan sebaiknya mudah dipahami supaya tujuan komunikasi antara pembaca dengan pengarang asal dapat dicapai.

Berpandukan pada prinsip-prinsip ini, seorang penerjemah diharapkan dapat menghasilkan satu karya terjemahan yang tidak “bau” terjemahan ; yaitu terjemahan yang bisa dipahami dan enak dibaca. Sumber modul “Memo”  Seminar Sehari Kajian Fakultatif dan Keterampilan Menerjemah Bahasa Arab Yayasan Dar el-Fachri. (Fattah)
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan

21 July 2022 - 21:32 WIB

WhatsApp Image 2022 07 22 at 04.18.59 85x85 - Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan

Masisir Tak Ahli di Jurusan Kampus, Merasa Khianati Almamater, Saiful Millah, Lc. Beri Semangat dengan Bahasa Radikal

21 July 2022 - 20:06 WIB

WhatsApp Image 2022 07 22 at 03.03.00 85x85 - Masisir Tak Ahli di Jurusan Kampus, Merasa Khianati Almamater, Saiful Millah, Lc. Beri Semangat dengan Bahasa Radikal

Wakil Komandan DKKM PPMI Mesir Pertanyakan Keamanan Solusi Radikal Saiful Millah

18 July 2022 - 17:12 WIB

Wakil Komandan DKKM dalam acara SDC. (Sumber: Dok. Panitia)

Pandang Tinggal di Darrasah secara Akademik Sudah Tak Relevan, Saiful Millah Hadirkan Solusi Radikal

18 July 2022 - 15:58 WIB

Saiful Millah, Lc., Aktivis Akademis Masisir. (Dok. Panitia SDC)

Adakan Gala Premiere Film “4+1”, Dubes Lutfi Rauf: Tidak Ada Satupun yang Pernah Ikut IKJ

15 May 2022 - 17:46 WIB

WhatsApp Image 2022 05 15 at 16.57.49 85x85 - Adakan Gala Premiere Film "4+1", Dubes Lutfi Rauf: Tidak Ada Satupun yang Pernah Ikut IKJ

Produksi Film Pendek Seharga EGP 15 Ribu, Lebih Besar dari KPJ, Menko IV PPMI Mesir: Tidak Perlu Jadi Perbandingan

3 May 2022 - 04:35 WIB

Proses pengambilan Film Pendek "4+1" PPMI Mesir. (Sumber: Dok. Tim Produksi Film Pendek "4+1")
Trending di Analisis Ringan