by

Potensi Ancaman Gelombang Kedua COVID-19, Mesir Tidak Akan Berlakukan Lockdown

Informatika.net, Kairo – Dirilis dari laman ahramonline, Mesir tidak akan melakukan lockdown untuk kedua kalinya jika gelombang kedua COVID-19 menyerang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed pada sesi ke-67 Komite Regional World Health Organisation (WHO) wilayah Mediterania Selasa (11/11/2020).

Ia juga berpendapat bahwa sebaiknya negara tidak menangani penyebaran COVID-19 dengan memberlakukan lockdown lagi, tetapi lebih fokus pada penanganan orang-orang yang terdampak positif COVID-19.

“Bagaimanapun juga, kita tetap akan lakukan tindakan pencegahan pada gelombang COVID-19 yang akan datang,” ucapnya.

Sebelumya dilansir dari laman youm7, Hala Zayed menyatakan kesiapannya menghadapi gelombang kedua COVID-19. Ia juga menyebutkan bahwa Kairo, Alexandria, dan Giza adalah provinsi yang paling terkena dampak virus Corona.

Di sisi lain dalam press rilisnya pada Ahad (9/11) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) di Mesir untuk tidak mengadakan pertemuan dengan melibatkan kehadiran WNI dalam jumlah yang banyak, lebih memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, menggunakan masker dan menerapkan social dan physical distancing serta menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Pertanggal 11 November 2020 melalui laman instagram KBRI Kairo, kasus positif corona di Mesir mencapai total 109.881 dengan total sembuh 100.662, dan total meninggal sebanyak 6.405 orang. Penambahan kasus cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir dengan rata-rata 200 kasus perhari. Adapun jumlah WNI terkonfirmasi positif corons di Mesir mencapai 15 orang. Dengan rincian 1 orang active case, dan 14 orang sembuh.

Reporter: Hanisa Zulistia

Editor: Muhammad Adisurya Pahlawan

Comment

Berita Lainnya