by

Hadir di HSN 2020, Perwakilan Pwk NW Singgung Penjagaan Nilai Pesantren

Informatikamesir.net, Kairo – Hadir sebagai Perwakilan Nahdatul Wathan (Pwk NW) Mesir dalam acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020, Abdullah Fatih singgung penjagaan terhadap nilai-nilai pesantren. Ia juga menegaskan santri harus bisa berkontribusi memajukan bangsa Indonesia.

“Santri harus menjaga nilai-nilai yang diterapkan di pesantren, karena nilai-nilai pesantren tadi akan membangun karakter diri. Santri tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan pesantren, tapi juga harus bermanfaat bagi khalayak ramai,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam HSN 2020 itu, Kamis, (5/11) kemarin, di masjid Al-Salam, Bawwabat.

Tak hanya itu, Azuma Muhammad, Lc. sebagai perwakilan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir mengutarakan, seorang santri juga harus melek dengan literasi.

“Santri harus mempunyai kesadaran melek literasi, ketika seseorang sudah melek dengan literasi, otomatis dia akan mempunyai perspektif yang semakin lebar. Dengan perspektif yang lebar itu  juga akan menghasilkan konklusi yang tepat. Sehingga tidak serampangan dalam mengambil sikap dan keputusan baik agama, sosial, pribadi dan lain lain,” imbuhnya.

Menurut Mukhtas Nabiel Muktafi, Ketua Pelaksana HSN 2020, acara yang turut menghadirkan perwakilan dari berbagai Afiliasi Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) itu mereka langsungkan guna melanjutkan estafet dari tahun sebelumnya.
 
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita tahu acara ini sudah diadakan di Mesir sejak Hari Santri Nasional resmi ditetapkan oleh pemerintah pada bulan Oktober tahun 2015,” ujar Mukhtas saat diwawancara Informatika via WhatsApp.

Ia juga berharap agar acara tersebut bisa mempererat ukhuwah antar afiliasi yang ada di Mesir, dan mengaplikasikan kerukunan itu ketika sudah pulang ke tanah air.

HSN 2020 itu juga sekaligus mereka laksanakan dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad Saw., serta turut menghadirkan Syekh Fathi Hijazi yang memberikan tausiyah maulid di hadapan para Masisir yang hadir kala itu.

Reporter: Fikran Aulia Afsya

Editor: Muhammad Adisurya Pahlawan

Comment

Berita Lainnya