Pelaksanaan Piala Mudir Pertama; Wujudkan Mimpi Pesantren
Informatikamesir.com, Kairo – Perlombaan futsal Piala Mudir pada Sabtu, (23/11) dan Rabu, (26/11) menjadi acara perdana antar almamater yang diselenggarakan oleh FSDL (Forum Silaturahmi Daar El Qolam dan La Tansa). Pelaksanaan acara tersebut dilatarbelakangi sebagai mimpi pesantren yang disampaikan oleh pimpinan pesantren agar FSDL merangkul almamater-almamater disekitarnya.
“Kembali ke dua tahun sebelumnya, Ketika pengasuh pondok pesantren kami mengunjungi Mesir, beliau menginisiasasi kepada kami untuk membuat acara sebagai wadah silaturahmi antar almamater, yaa bisa berupa ajang olahraga. Hal itu akhirnya dapat terealisasikan pada tahun ini,” ujar Apriadi Nur Muhammad Eshi selaku ketua panitia acara tersebut.
Apriadi juga mengatakan bahwasannya penamaan Piala Mudir diambil dari acara yang sebelumnya juga terdapat di pesantren bernama Mudir Cup, acara tersebut diperutukan pada para asatidz dari pondok-pondok sekitar.
“Sedangkan penamaannya sendiri karena dulu di pesantren ada yang namanya Mudir Cup untuk para asatidz dari pondok-pondok sekitar,” jelas Apriadi.
Pelaksanaan acara Piala Mudir sendiri dilaksanakan dengan mencontoh acara almamater yang lebih besar yaitu perlombaan sepak bola ACL (Almamater Champions League) yang diselenggarakan oleh IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor) Kairo. Apriadi juga berharap bahwa acara perdana yang diadakan oleh FSDL ini dapat menjadi contoh dan inspirasi kepada almamater-almamater yang lainnya.
“Kita melaksanakan Piala Mudir ini mencontoh dari ACL yang diadakan IKPM, melihat itu kami merasa juga dapat mengadakan acara yang serupa tapi dengan skala yang lebih kecil yaitu futsal. Jadi dari sini saya juga berharap acara ini dapat menjadi semangat bagi almamater yang lainnya, bahwasannya walau kepanitiaannya hanya dari almamater tapi jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh insyaAllah dapat terlaksana juga,” pungkas Apriadi dalam wawancaranya bersama tim Informatika.
Acara Piala Mudir ini dilaksanakan selama dua hari yang dimulai dengan sistem fase group pada hari pertama, kemudian dilanjutkan fase knockout delapan besar hingga grand final dan berakhir dengan pmbagian hadiah pada hari keduanya.
Reporter: Ahmad Uways
Editor: Mariyah Qibthiyah Khoirunisa
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini


