Menu

Mode Gelap
Menyoal Politik Kronisme ala PPMI Mesir Pilpres 2024, Mendag: Tiga-tiganya Pasti Pancasilais Ittiba 2023, Mahasiswa Baru Diajak Berburu Harta Karun Komentari Laga Final GSC, HNW: Pertunjukan Yang Sangat Luar Biasa Dari Skandal Investasi, Penipuan, Hingga Penggelapan Gaji

Aktualita · 19 May 2021 21:07 ·

Wakil Komandan Satgas COVID-19 KBRI Sebut Varian Baru Corona Terdeteksi di Bandara Kairo


John Admiral sedang menyampaikan tentang Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Mesir. (Sumber: Dokumentasi Informatika/Defri) Perbesar

John Admiral sedang menyampaikan tentang Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Mesir. (Sumber: Dokumentasi Informatika/Defri)

Informatikamesir.net, Kairo — Wakil Komandan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 KBRI Kairo, John Admiral menyebutkan, varian baru Corona, bernama B1617 yang berasal dari India telah terdeteksi di Bandara Internasional Kairo pada Kamis, (6/5) lalu.

Dalam Rapat Koordinasi Daring tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 itu John juga menyampaikan bahwa selain B1617, ada varian baru lain lagi yang terdeteksi di beberapa negara, seperti B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, P1 dari Brazil, N439k dari Skotlandia, dan D164G dari Jerman.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan, varian baru Corona ini tidak bisa terdeteksi oleh Tes Polymerase Chain Reaction (PCR), sehingga jika muncul gejala-gejala COVID-19, seperti demam, diare, batuk, tidak enak badan, dan lain-lain, itu tetap hasil tesnya negatif.

Meskipun tidak bisa terdeteksi oleh Tes PCR, menurutnya melalui rontgen juga bisa mengindikasikan adanya COVID-19 dalam tubuh seseorang yang terjangkit.

Selain itu, ia juga menuturkan, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa varian baru tersebut harus diwaspadai oleh setiap orang, dikarenakan dampaknya yang jauh lebih besar dan berbahaya.

“Sebab memiliki beberapa karakteristik yang menyebabkan penularan lebih cepat, memengaruhi tingkat keparahan penyakit dan yang tertular bergejala, lalu jadi berat dalam waktu singkat dan berujung kepada kematian,” paparnya dalam rapat yang diadakan oleh KBRI Kairo, Rabu, (19/5), via Zoom.

Di samping itu, ia pun turut menambahkan, Mesir saat ini telah memasuki gelombang ke-3 COVID-19 sejak April kemarin, dengan total 248.078 kasus terbaru, dan sejumlah 14.441 kasus kematian. Juga perinciannya, sejak 15 Mei 2021, terhitung kasus baru per harinya mencapai sebih dari 1.200 kasus, lalu pada 19 Mei 2021 sedikit menurun jadi 1169 kasus.

Reporter: Defri Cahyo Husain

Editor: Muhammad Adisurya Pahlawan

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Sorot Alasan Pengadaan Pameran, Miftah: Bukan Hanya Nilai Pusaka, Tapi Juga Nilai Pustaka

28 September 2023 - 14:11

Rendahnya Tingkat Literasi Masisir, Pameran Musawwadat Ulama Nusantara Jadi Solusi

28 September 2023 - 14:07

Biaya Pembelian Naskah Sentuh Angka 25 Juta Rupiah, Founder Pojok Peradaban: Kita Coba Skema Fund Rising

28 September 2023 - 09:03

Vakum 10 Tahun, KMM Mesir Kembali Adakan Baralek Gadang

1 September 2023 - 20:44

Survei Kepuasan Kinerja DP PPMI Mesir 2022-2023, Tingkat Kepuasan Masuk Kategori Sedang

27 August 2023 - 00:06

Bulan Camelia Jadi Film Feminisme Pertama Bagi Masisir

17 August 2023 - 16:25

Trending di Hard News
%d bloggers like this: