Menu

Mode Gelap
Menyoal Politik Kronisme ala PPMI Mesir Pilpres 2024, Mendag: Tiga-tiganya Pasti Pancasilais Ittiba 2023, Mahasiswa Baru Diajak Berburu Harta Karun Komentari Laga Final GSC, HNW: Pertunjukan Yang Sangat Luar Biasa Dari Skandal Investasi, Penipuan, Hingga Penggelapan Gaji

Aktualita · 19 Nov 2022 10:33 ·

Dua Petinggi al-Azhar Hadir di Acara World Peace Forum, Serukan Gagasan Perdamaian Antar Umat Beragama


Dr. Abbas Shauman dan Prof. Dr. Nahlah Shabri menghadiri World Peace Forum di Solo, Indonesia, pada Kamis, (17/11/2022). Sumber: Akun resmi Markaz Tathwir. Perbesar

Dr. Abbas Shauman dan Prof. Dr. Nahlah Shabri menghadiri World Peace Forum di Solo, Indonesia, pada Kamis, (17/11/2022). Sumber: Akun resmi Markaz Tathwir.

Informatikamesir.net, Kairo – Dilansir dari azhar.eg, Mantan Wakil Grand Syekh al-Azhar, Dr. Abbas Shauman dan Kepala Markaz Tatwir, Prof. Dr. Nahla Shabri Sha’idy hadir dalam acara Forum Perdamaian Dunia ke-8 yang diadakan di Solo, Indonesia. Keduanya menyerukan gagasan perdamaian dan persaudaraan antar umat beragama.

Dr. Abbas menyebutkan bahwa perbedaan keyakinan dan agama bukan menjadi alasan untuk perselisihan dan perkelahian.

Mengutip ayat dari Al-Quran. Menurutnya, teks Al-Qur’an menegaskan perlunya hidup damai berdampingan dengan mereka yang berbeda keyakinan.

“Saya datang kepada Anda semua dari Republik Arab Mesir, negara yang aman dan damai, dan dari al-Azhar, yang mengambil dalil-dalil Al-Qur’an dan Sunah Nabi sebagai poros utama untuk menstabilkan dan menyerukan perdamaian dunia. Dengan keyakinan kami bahwa perbedaan agama, kepercayaan dan budaya merupakan Sunnah Kauniyyah yang sudah Allah tetapkan. Dengan adanya perbedaaan tersebut tidak menghalangi manusia untuk hidup rukun dan saling tolong menolong dalam perserikatan manusia yang disepakati oleh semua agama.”

“Kecuali jika mereka memerangi kami atau mengusir kami dari rumah kami, atau membantu golongan lain mengusir kami,” jelas Dr. Abbas.

Sebelum itu. Di awal sambutan, ia menyampaikan kepada para peserta dan hadirin ungkapan salam dari Grand Syekh al-Azhar (GSA), Prof. Dr. Ahmad Thoyyib, ia menuturkan bahwa GSA menginginkan konferensi ini berhasil sesuai yang diinginkan semua pihak.

Gagasan yang senada juga diungkapkan Prof. Dr. Nahlah Shabri Sha’idy, Kepala Markaz Tathwir sekaligus penasehat GSA bidang Pengembangan Pelajar Asing,

Dilansir dari akun resmi Markaz Tathwir, dalam pidatonya, ia mengungkapkan pentingnya persaudaraan manusia dengan mewujudkan nilai-nilai tertinggi dalam praktik kehidupan sehari-hari sebagai bukti kebesaran prinsip Islam dan keabsahannya di setiap waktu dan tempat agar menghasilkan role model yang dibutuhkan untuk kemajuan dan kebahagiaan dunia serta menjadi solusi beradab untuk masalah utama umat manusia.

World Peace Forum ke-8 tahun ini diselenggarakan oleh Pusat Dialog dan Kerjasama Antar Peradaban, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Cheng Ho Mulicultural and Education Trust Malaysia, dengan judul “Jalan Tengah dan Persaudaraan Kemanusiaan: Menuju Perdamaian, Keadilan dan Kemakmuran” yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah.

Acara ini diselenggarakan tanggal 17-18 November 2022 dan dihadiri oleh 70 delegasi dari 20 negara di 5 benua.

Dalam acara ini hadir para tokoh terkemuka dari seluruh dunia untuk membahas persoalan perdamaian dunia. Masing-masing dari tokoh-tokoh tersebut pun menyampaikan ide dan gagasan mereka terkait permasalahan dunia saat ini.

Reporter: Zakiy Abdussalam

Editor: Kholid Arham Alfain

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Sorot Alasan Pengadaan Pameran, Miftah: Bukan Hanya Nilai Pusaka, Tapi Juga Nilai Pustaka

28 September 2023 - 14:11

Rendahnya Tingkat Literasi Masisir, Pameran Musawwadat Ulama Nusantara Jadi Solusi

28 September 2023 - 14:07

Biaya Pembelian Naskah Sentuh Angka 25 Juta Rupiah, Founder Pojok Peradaban: Kita Coba Skema Fund Rising

28 September 2023 - 09:03

Vakum 10 Tahun, KMM Mesir Kembali Adakan Baralek Gadang

1 September 2023 - 20:44

Survei Kepuasan Kinerja DP PPMI Mesir 2022-2023, Tingkat Kepuasan Masuk Kategori Sedang

27 August 2023 - 00:06

Bulan Camelia Jadi Film Feminisme Pertama Bagi Masisir

17 August 2023 - 16:25

Trending di Hard News
%d bloggers like this: