Muscab Perdana HMI Mesir: Tegaskan Independensi dan Semangat Kolektif
Informatikamesir.net, Kairo – HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) tidak disetir oleh ormas manapun, bahkan di kancah politik. Hal tersebut disampaikan Muhammad Fatwa Novriawan, salah satu kader HMI Mesir, pada muscab (musyawarah cabang) perdana HMI Cabang Istimewa Mesir pada Ahad (23/11) di Sekretariat PCI IKPM, Hay Asyir.
“HMI tidak disetir oleh ormas manapun, dia independen bahkan di partai politik, HMI tidak memusatkan pada satu partai saja, karena alumni HMI itu menyebar, ada di partai Golkar, Demokrat, PDI, dan lainnya,” ujar Fatwa.
Fatwa juga menegaskan bahwa HMI tidak menjalankan program atau visi-misi yang ditawarkan oleh kandidat ketua, melainkan semua yang diputuskan saat musyawarah dilaksanakan.
“Program HMI bukan dijalankan oleh ketua, sehingga tidak ada program unggulan dari kandidat, melainkan jatuh di musyawarah, yang digunakan bukan ego pribadi, melainkan ego kolektif,” tegas Fatwa.
Sidang sempat diwarnai cekcok. Saat pembacaan tata tertib sidang, Dede Muflih, salah satu kader, meminta PB (Pengurus Besar) HMI menghadirkan utusannya secara langsung dalam forum sidang sebagai bentuk dukungan nyata.
Utusan PB HMI sebagai pimpinan sidang via daring menegaskan, “PB HMI melalui tim karteker bukan tidak memberikan dukungan, akan tetapi permintaan tersebut dirasa membebani tim karteker, dan sepertinya tim HMI cabang Mesir belum mampu memfasilitasi.”
Menurut Muflih, tanggapan utusan PB HMI tersebut dapat merendahkan harkat-martabat PB HMI itu sendiri. Seakan-akan tidak memiliki materi yang cukup untuk menghadirkan utusannya di muscab ini secara langsung.
Situasi semakin memanas ketika pimpinan sidang bertanya perihal keberlangsungan sidang secara keseluruhan. Perbedaan pendapat memenuhi forum sidang sehingga pimpinan sidang memutuskan untuk menskors sidang selama 2 x 10 menit.
Reporter: Shaila Luthfy Yulandari
Editor: Muhammad Saladin Ghaza Al Arsyad
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini




