Informatika Mesir
Home Berita Terkini Malam Puncak El-Zaheen Culture Festival: Tampilkan Ragam Budaya Indonesia Di Kairo

Malam Puncak El-Zaheen Culture Festival: Tampilkan Ragam Budaya Indonesia Di Kairo

Acara Malam Puncak El-Zaheen Culture Festival 2025. Sumber: M. Syafi’ Putra Prayoga (Penonton)

informatikamesir.net, Kairo – Angkatan Nusantara 2025 El-Zaheen berhasil mengggelar Malam Puncak El-Zaheen Culture Festival dengan mengusung tema “Harmoni dalam Budaya, Indah dalam Perbedaan” pada Ahad (09/10) di masrah Galal El-Sharkawy, Ramses. Acara ini menampilkan keberagaman budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke di satu panggung yang bertujuan memperkuat silaturahmi antar pelajar Indonesia di Mesir sekaligus mempromosikan budaya Indonesia. 

Rifqi Al-Hadiyanto selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa malam ini bukan sekadar penutupan festival, melainkan puncak perjalanan panjang kerja keras dan kebersamaan. 

“Kita telah menyaksikan bagaimana budaya dari berbagai daerah berpadu di satu panggung. Dari tarian tradisional, musik daerah, hingga penampilan modern, semuanya menggambarkan bahwa keberagaman adalah keindahan dan persatuan adalah kekuatan,” ujar Rifqi. 

Berbagai pertunjukan dari peserta yang mewakili angkatan dan kekeluargaan ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga penampilan modern. Rifqi mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan festival. “Kami berterima kasih atas setiap kontribusi, sekecil apa pun itu, karena dari sinilah kita belajar bahwa kebersamaan adalah pondasi utama keberhasilan,” tambah Rifqi.

Arif Ramadhan, Lc., M.Si., selaku Sekretaris Kedua Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Kairo–yang akrab disapa Adhon–turut hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, Adhon menyampaikan apresiasinya atas gebrakan-gebrakan baru yang hadir pada acara ini.

“Yang terbaru di Culture Festival kali ini adalah berhasil merangkul 16 kekeluargaan, antusias 16 kekeluargaan, dan Duta El-Zaheen sebagai wajah dan role model angkatan. Angkatan El-Zaheen ini sebagai contoh untuk angkatan-angkatan seterusnya agar menjadi lebih baik,” ungkap Adhon.

Kevin Maulana Pratama selaku Ketua Angkatan El-Zaheen juga berharap agar angkatan-angkatan selanjutnya mampu menjaga nilai-nilai yang baik serta mampu menggali nilai-nilai baru yang lebih baik.

“Harapan untuk angkatan selanjutnya المحافظة على القيام والتغيير إلى الكمال. Tidak banyak-banyak, jagalah nilai-nilai lama yang baik serta galilah nilai-nilai baru yang lebih baik karena ingat (bahwa) kita merupakan calon pemimpin bangsa. Kita merupakan masa depan dari para Masisir. Oleh karena itu, sudah seyogyanya kita mempersiapkan masa depan Masisir yang lebih cerah dan lebih terarah,” ujar Kevin.

Dalam sesi wawancara, Ulyanisa Imtitsalillah selaku Ketua Wihdah PPMI Mesir berharap acara ini bisa menjadi titik awal di mana budaya nusantara itu bisa dikenal kembali.

“Semoga acara El-Zaheen ini terutama ECF (El-Zaheen Culture Festival) menjadi titik awal di mana budaya Nusantara itu bisa dikenal kembali dan bisa menjadi titik balik bagi kita untuk semakin bangga dengan budaya indonesia dan juga saling menguatkan tali silaturahim di antara teman-teman El-Zaheen dan Masisir secara umum,” harap Ulya.

Acara ini turut dihadiri Glenn Sofyan Assyauri Lubis selaku Presiden PPMI Mesir, ketua ataupun perwakilan seluruh Forsema dan 16 kekeluargaan daerah. Total penonton yang hadir tercatat mencapai lebih dari kapasitas masrah Galal El-Sharkawy (lebih dari 600 orang).

_____________

Reporter: Faqih Billah, Shofuro A. Mufidah, Umar Mogalana

Editor: Muhammad Saladin Ghaza Al Arsyad

_____________

“Membangun masa depan dengan dialog dan komunikasi”

Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!

Klik di sini
Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad