Bedah Buku Bedug Media: Refleksi Identitas Kemasisiran

Informatikamesir.net, Kairo — Bedug Media menggelar bedah buku spesial dalam rangka satu dekade perjalanannya pada Jumat (03/04) di Kafe Nadi Qaumi.
Acara ini mengangkat buku Etalase Kemasisiran, yang merupakan kumpulan tulisan dari rubrik Khazanah Mesisir dalam buletin Bedug, mulai edisi ke-6 hingga edisi ke-80.
Penyusun buku, Muhammad Jihan Muqoddas, menilai bahwa diskursus mengenai kemasisiran masih minim dibahas di kalangan mahasiswa Indonesia di Mesir. Menurutnya, ruang diskusi semacam ini penting untuk mendefinisikan identitas mahasiswa.
“Saya melihat sangat sedikit diskusi yang membahas tentang kemasisiran, padahal di situlah kita mendefinisikan diri kita seperti apa,” ujar Jihan.
Dalam sesi pembedahan, diskusi berkembang pada perdebatan mengenai standar sebuah buku yang baik, apakah harus dinilai dari tingkat kesempurnaan atau dari keberhasilannya diselesaikan dan dipublikasikan.
Fauziah Nur Layly, Lc., selaku pembedah buku, turut mengangkat pertanyaan kritis terkait standar kualitas karya tulis. “Apakah ada standar untuk menjadi buku yang baik, baik dari segi editorial, alur, maupun cara menyampaikan kritik?” ungkap Fauziah.
Acara ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk meninjau kembali peran literasi dalam membangun identitas kemasisiran di Mesir.
Reporter : Dinda Nauli Harahap
Editor : Muhammad Faiz Ardhika
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini


