Dewan Keamanan

Ilustrasi laporan pelaksanaan eksekusi tindak kriminal. Sumber: Tim Informatika Mesir
Laporan. Ambil. Kaji. Selesai. Itu aja?. Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Kurang bukti. Cari dong! Laporan. Ambil. Kurang bukti. Cari lagi. Eksplorasi. Lihat sekeliling. Tak ada yang ditemui. Yang bener? nih. Laporan. Ambil. Kurang bukti. Cari lagi. Eksplorasi. Lihat sekeliling. Tak ada yang dicari. Cuman orang joget sebelah kiri. Ingetin dong! Nanti menjadi-jadi. Oke. Laporan. Kurang bukti. Eksplorasi. Lihat sekeliling. Orang joget. INTERUPSI! INTERUPSI! selesai. Laporan. Ambil. Kaji. Keluhan sana-sini. Ada yang kurang. Ahaaa! Rokok dulu sebelum pergi. Di jalan? Di kamar dong. Masa gitu doang gak ngerti. Sip. Laporan. Ambil. Kaji. Keluhan sana-sini. Rokok dulu sebelum pergi. Observasi. Pantau sekeliling. Orang joget lagi. Dih. Makin gak tahu diri. Besok-besok bakal berani bugil. Harus dikasih, PAHAM!!! Mantap. Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Kasus. Gimana–gimana?
Gini. Kasus. Sekitar parkir. Kejadiannya dekat mobil. Kecuridompet pribadi. Kapan? Gini. Kasus. Tadi pagi. Sekitar parkir. Kejadiannya dekat mobil. Kecuri dompet pribadi. Gimana? Gini. Kasus. Tadi pagi. Sekitar parkir. Kejadiannya dekat mobil. Kecuri dompet pribadi. Korbannya sedang joging. Paham? Oke. Kaji. Telusuri. Cari bukti. Korban menyebutkan ciri. Belum cukup. Kaji. Telusuri. Cari bukti. Korban menyebutkan ciri. Observasi. Saatnya beraksi? Tentu. Kaji. Telusuri. Cari bukti. Korban menyebutkan ciri. Observasi. Eksekusi. Pelaku diamani. Gampang amat? Eits.. kaji. Telusuri. Korban menyebutkan ciri. Observasi. Eksekusi. Pelaku diamani. Pak Rudi mengapresiasi. Kepala warga sini. Senang yah, Hehehe. Kaji. Telusuri. Korban menyebutkan ciri. Observasi. Eksekusi. Pelaku diamani. Buat laporan. Sebut kronologi. Sebut pelaku tadi. Publik mencaci-maki.
Siang hari. Laporan masuk. Kasus lagi. Eksekusi? Sabar. Siang hari. Laporan masuk. Kasus lagi. Baru sekali. Di kamar pelaku sendiri. Apa? Perhatikan. Siang hari. Laporan masuk. Kasus lagi. Baru sekali. Di kamar pelaku sendiri. Sodor bibir. Comot dada kiri. Wah! Siang hari. Laporan masuk. Kasus lagi. Baru sekali. Di kamar pelaku sendiri. Sodor bibir. Comot dada kiri. Korbannya mahasiswi. Saatnya beraksi? Gas. Kaji. Telusuri. Cari barang bukti. Korban menyebutkan ciri. Tak lupa dendam pribadi. Catat! Kaji. Telusuri. Cari barang bukti. Korban menyebutkan ciri. Tak lupa dendam pribadi. Observasi. Kayaknya jangan sendiri. Setuju! Kaji. Telusuri. Cari barang bukti. Korban menyebutkan ciri. Tak lupa dendam pribadi. Observasi. Ajak rekan sendiri. Buat strategi. Eksekusi. Hasilnya? Kaji. Telusuri. Cari barang bukti. Korban menyebutkan ciri. Tak lupa dendam pribadi. Observasi. Ajak rekan sendiri. Buat strategi. Eksekusi. Pelaku ditangkap. Diseret ke ruang eksekusi. Kok gitu? Nih. Kaji. Telusuri. Cari barang bukti. Korban menyebutkan diri. Tak lupa dendam pribadi. Observasi. Ajak rekan sendiri. Buat strategi. Eksekusi. Pelaku ditangkap. Diseret ke ruang eksekusi. Interogasi. Sikat habis! Tahan. Pelaku ditangkap. Diseret ke ruang eksekusi. Interogasi. Rupanya warga sendiri. Ancam pukul bertubi-tubi. Ah kurang. Pelaku ditangkap. Diseret ke ruang eksekusi. Interogasi. Rupanya warga sendiri. Ancam pukul bertubi-tubi. Pelaku sadar diri. Janji tak mengulangi lagi. Hukumannya mana? Betul juga. Pelaku ditangkap. Diseret ke ruang eksekusi. Interogasi. Rupanya warga sendiri. Ancam pukul bertubi-tubi. Pelaku sadar diri. Janji tak mengulangi lagi. Dipulangi. Sekaligus disuruh introspeksi. Laporannya? Sudah diamani. Sudah dieksekusi. Pak Rudi bilang cukup sampai sini. Kenapa? Pikir baik-baik. Sudah diamani. Sudah dieksekusi. Pelaku sadar diri. Pak Rudi bilang cukup sampai sini. Nanti tercemar marwah jamai. Oke.
Pagi. Pak Rudi memanggil. Meminta hati-hati. Apanih? Pagi. Pak Rudi memanggil. Meminta hati-hati. Ketika eksekusi. Jangan berlebih. Uhuk..uhuk.. Lanjut. Pagi. Pak Rudi memanggil. Meminta hati-hati. Ketika eksekusi. Jangan berlebih. Jangan mencemarkan nama baik. Kenapa? Pagi. Pak Rudi memanggil. Meminta hati-hati. Ketika eksekusi. Jangan berlebih. Jangan mencemarkan nama baik. Nanti malu sendiri. Nama baik apa citra pribadi? Sttt.. Citra pribadi citra kita juga. Oke. Pagi. Pak Rudi memanggil. Meminta hati-hati. Ketika eksekusi. Jangan berlebih. Jangan mencemarkan nama baik. Nanti malu sendiri. Nanti buat susah diri. Nanti buat susah warga sini. Betul juga!
Sore hari. Keliling-keliling. Sekalian pantau keamanan sini. Colector kasus nih! Ehehehe. Sore hari. Keliling-keliling. Sekalian pantau keamanan sini. TOLONG! TOLONG! Tuh kan. Sikat. Sore hari. Keliling-keliling. Sekalian pantau keamanan sini. TOLONG! TOLONG! Langsung hampiri. Langsung tanya apa yang terjadi. Langsung lapor diri. Apa yang terjadi? Gini. Kasus. Siang tadi. Di jalan yang sepi. Beneran jalan sepi? Oiya. Gini. Kasus. Siang tadi. Di pasar pagi. Terjadi pas beli-beli. Gesek-gesek joni. Tepuk alat kelamin. Astaga!!! Gini. Kasus. Siang tadi. Di pasar pagi. Terjadi pas beli-beli. Gesek-gesek joni. Tepuk alat kelamin. Korban ibu hamil. Biadabb! Tenangkan diri. Mulai dikaji. Mulai ditelusuri. Korban sebutkan ciri. Langsung observasi. Gak bawa rekan? Tidak perlu. Oke. Tenangkan diri. Mulai dikaji. Mulai ditelusuri. Korban sebutkan ciri. Langsung observasi. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Diseret ke ruang eksekusi. Rupanya warga sendiri. Gimana dong? Tenangkan diri. Mulai dikaji. Mulai ditelusuri. Korban sebutkan ciri. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Rupanya warga sendiri. Pukul bertubi-tubi. Tangan capek sekali. Gitu doang? Tenangkan diri. Mulai dikaji. Mulai ditelusuri. Korban sebutkan ciri. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Rupanya warga sendiri. Pukul bertubi-tubi. Pelaku klarifikasi. Katanya tidak sengaja tadi. Enak aja!! Tenangkan diri. Mulai dikaji. Korban sebutkan ciri. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Rupanya warga sendiri. Pukul bertubi-tubi. Pelaku klarifikasi. Katanya tidak sengaja tadi. Pak Rudi bilang cukup sampai sini. Kok gitu?! Tenangkan diri. Mulai dikaji. Korban sebutkan ciri. Sambil menangis. Tak bisa berdiri. Kasihan sekali. Langsung telusuri. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Rupanya warga sendiri. Pukul bertubi-tubi. Pelaku klarifikasi. Katanya tak sengaja tadi. Pak Rudi menyudahi. Tak perlu berlebih. Tak perlu sebut kronologi. Tak perlu sebut pelaku tadi. Dimana hati nurani?!! Tenangkan diri. Mulai dikaji. Korban sebutkan ciri. Sambil menangis. Tak bisa berdiri. Kasihan sekali. Langsung telusuri. Langsung eksekusi. Pelaku diamani. Rupanya warga sendiri. Pelaku klarifikasi. Katanya tak sengaja tadi. Pak Rudi menyudahi. Tak perlu berlebih. Jaga nama baik. Nanti malu sendiri. Nanti buat susah diri. Nanti buat susah warga sini. Baik.
Laporan lagi. Ambil. Kaji. Huft.. Yok bisa yok. Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Omaygatt! Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Biasa di malam hari. Biasa di rumah pribadi. Eksekusi? Tahan! Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Biasa di malam hari. Biasa di rumah pribadi. Ajak rekan eksekusi. Atur komposisi. Atur strategi. Duh, asem. Jadi? Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Biasa di malam hari. Biasa di rumah pribadi. Ajak rekan eksekusi. Atur komposisi. Atur strategi. Rokok dulu sebelum pergi. Di jalan? Di kamar dong! Masih belum ngerti?! Cemen amat!!. Laporan. Ambil. Kaji. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Biasa di malam hari. Biasa di rumah pribadi. Ajak rekan eksekusi. Atur komposisi. Atur strategi. Rokok dulu sebelum pergi. Berangkat eksekusi. Sampai di pintu yang dilapor tadi. Tok tok tok. Terus? Ini dia! Laporan. Telusuri. Keluhan sana-sini. Katanya seks sejak dini. Ajak rekan eksekusi. Atur strategi. Rokok dulu sebelum pergi. Sampai di pintu yang dilapor tadi. Tok tok tok. Terbuka sedikit. Dorong dengan kuat sekali. FBI! FBI!! Langsung ketemu yang dicari. Seret ke ruang eksekusi? Sebentar. Laporan. Telusuri. Seks sejak dini. Ajak rekan eksekusi. Atur strategi. Berangkat eksekusi. Tok tok tok. Pintu terbuka sedikit. Dorong kuat sekali. FBI! FBI!! Langsung ketemu yang dicari. Mereka main kelamin. Mereka tak tahu diri. Mereka perempuan dan laki. Katanya pacar sendiri. Murahan! Lanjut. Ajak rekan. Atur strategi. Berangkat eksekusi. Dobrak pintu. Langsung ketemu yang dicari. Mereka main kelamin. Mereka tak tahu diri. Mereka perempuan dan laki. Katanya pacar sendiri. Katanya masih belajar di sini. Katanya masih dibiayai orang tua sendiri. Masuk ke ruang eksekusi? Gas. Seret ke ruang eksekusi. Paksa klarifikasi. Paksa sadar diri. Sundut rokok sesekali? Ckckck, tidak boleh menyakiti hewan.Seret ke ruang eksekusi. Paksa klarifikasi. Paksa sadar diri. Akhirnya mengakui. Akhirnya sadar diri. Pelaku dipulangi. Pelaku tak diperbolehkan kembali. Laporannya? Huft…seret ke ruang eksekusi. Paksa klarifikasi. Paksa sadar diri. Akhirnya mengakui. Akhirnya sadar diri. Pelaku dipulangi. Pelaku tak diperbolehkan kembali. Kata pak Rudi cukup sampai sini. Laporan kan biar hewan lain tahu diri?! Huft..Seret ke ruang eksekusi. Paksa klarifikasi. Paksa sadar diri. Akhirnya mengakui. Akhirnya sadar diri. Pelaku dipulangi. Pelaku tak diperbolehkan kembali. Kata pak Rudi cukup sampai sini. Bagaimana kalau pelaku hendak memperbaiki diri? Bagaimana kalau masa depannya rusak karena nama baik? Cih, lebih baik sepasang kekasih atau warga terpelajari?! Huft… gini. Seret ke ruang eksekusi. Paksa klarifikasi. Paksa sadar diri. Akhirnya mengakui. Akhirnya sadar diri. Pelaku dipulangi. Pelaku tak diperbolehkan kembali. Kata pak Rudi cukup sampai sini. Jangan berlebih. Jangan mencemarkan nama baik. Nanti malu sendiri. Nanti buat susah diri. Nanti buat susah warga sini.
Kasus. Subuh tadi. Di kantor pribadi. Unik. Gini. Kasus. Subuh tadi. Di kantor pribadi. Disekap sepanjang hari. Disetubuhi. Comot dada sodok kelamin. Uhuk.. Perhatikan baik-baik! Kasus. Subuh tadi. Di kantor pribadi. Disekap sepanjang hari. Disetubuhi. Comot dada sodok kelamin. Korban lebam paha kiri. Korban tak sadarkan diri. Korban adik pak Rudi.
Penulis: Ananda Habib Husein
Editor: Muhammad Faiz Ardhika
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini



