Bukan Perihal Perasaan, Ini Makna Pernikahan Menurut Naura Jingga

Informatikamesir.net, Kairo – “Menikah bukan sekadar urusan perasaan, melainkan sebuah kontrak seumur hidup yang memerlukan kesadaran penuh akan tujuan dan syariat.” Hal tersebut disampaikan oleh Naura Jingga, pemateri dalam acara kolaborasi antara PII Wati dengan komunitas One Direction Eleven pada Jumat (3/4).
Seorang kreator konten yang akrab disapa Naura menekankan bahwa pernikahan adalah perjanjian seumur hidup yang mana setiap individu harus memiliki kesiapan ilmu sebelum memulainya.
“Cinta saja tidak cukup. Pernikahan adalah kontrak seumur hidup yang membutuhkan kesiapan ilmu sebelum pengamalan syariat. Fitrah berpasangan adalah cara Allah menunjukkan bahwa kita adalah makhluk yang lemah; kita butuh bantuan lawan jenis dan perlu mewariskan keturunan agar terus berlanjut,” jelas Naura.
Menurut Naura, menikah bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan upaya menjaga kualitas umat melalui keluarga yang sah dan pengajaran Islam yang terjamin.
“Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan sarana ibadah dan ketundukan kepada Allah semata. Melalui pernikahan, manusia dididik untuk terus melakukan upgrade diri, sebagai fungsi prefrontal cortex pada manusia yang membedakan kita dengan makhluk lain melalui fungsi luhur dan kontrol diri,” ujar Naura.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini diikuti oleh 70 peserta aktif dari kalangan Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir) dan masyarakat yang berdomisili di Indonesia.
Reporter: Haibah Az Zahro
Editor: Vesya Talitha
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini



