Leader AINA Powerteam Sebut Kehadiran AI Bukan Ancaman untuk Manusia
Informatikamesir.net, Kairo – AI (Artificial Intelligence) hadir bukan untuk menggantikan manusia, melainkan menjadi sarana yang mendorong manusia agar terus berkembang. Hal tersebut disampaikan oleh Fairuz Azri Afif Arsyadi, Leader AINA Powerteam, dalam kegiatan AIGYPT Batch 3 bertema “Apa yang Bisa Kita Hadirkan dengan Bantuan AI?” pada Selasa (14/07) di Pop Tea, Hay Sabi’.
Dalam pemaparannya, Fairuz Azri mengajak peserta mengubah cara pandang terhadap perkembangan AI. Menurut Fairuz Azri, AI seharusnya diposisikan sebagai alat yang membantu meningkatkan kapasitas manusia, bukan ancaman terhadap keberlangsungan pekerjaan.
“AI itu datang bukan untuk menggantikan manusia, tapi untuk membuat manusia itu berkembang. AI itu menyusun, bukan mengambil,” ujar Fairuz Azri.
Selain itu, Fairuz Azri mengajak peserta memahami bahwa AI bukan sekadar mesin pencari seperti Google. Menurut Fairuz Azri, AI lebih tepat dipahami sebagai asisten pribadi yang mampu membantu berpikir, menyusun ide, dan menyelesaikan berbagai pekerjaan secara lebih efektif.
“Mindset yang harus dibangun adalah AI itu bukan Google, tetapi asisten pribadi yang sangat pintar,” jelas Fairuz Azri.
Pada kesempatan tersebut, Fairuz Azri memperkenalkan tiga platform AI yang dinilai penting untuk dikuasai, yaitu ChatGPT, Gemini, dan Claude. Fairuz Azri menegaskan bahwa kekhawatiran AI akan menggantikan pekerjaan muncul ketika seseorang tidak mengembangkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi tersebut.
“Bukan AI yang menggantikan pekerjaan kita, tetapi orang yang lebih paham menggunakan AI. Jangan sampai kita yang tergantikan karena tidak mau belajar,” tegas Fairuz Azri.
Reporter: Revaldi Dwi
Editor: Muhammad Naufal Luthfi
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini



