Informatika Mesir
Home Lansiran Isi Percakapan Telepon Al-Sisi dengan Presiden Iran

Isi Percakapan Telepon Al-Sisi dengan Presiden Iran

Sumber: Presidency of The Arab Republic of Egypt

Informatikamesir.net, Kairo – Abdel Fattah Saeed Al-Sisi, Presiden Republik Arab Mesir, menerima panggilan telepon dari Masoud Pezeshkian, Presiden Iran, pada Jumat (13/03/2026).

Mohamed Ibrahim Al-Shenawy, juru bicara kepresidenan Mesir, menyatakan bahwa Presiden Al-Sisi menegaskan kecaman dan penolakannya secara “mutlak” terhadap aksi Iran yang menyerang negara-negara teluk, Yordania, dan Irak.

Al-Sisi juga menegaskan bahwa negara-negara Arab tersebut tidak ikut serta ataupun mendukung perang terhadap Iran, namun sebaliknya, justru berkontribusi dalam usaha deeskalasi serta mendukung negosiasi solusi damai antara Iran dan AS.

Al-Sisi juga menyarankan semua pihak untuk segera menghentikan serangan dan menghormati “prinsip bertetangga yang baik” serta kembali kepada jalur negosiasi ketimbang operasi militer sebagaimana dikutip State Information Service, media pemerintah Mesir.

Mehr News Agency, kantor berita Iran, di sisi lain melaporkan bahwa dalam kesempatan yang sama, Pezeshkian menegaskan bahwa “pemerintahan teroris” AS dan “rezim kriminal” Israel tidak akan membiarkan keberadaan negara Islam yang menjadi kekuatan regional seperti Iran, Mesir, Turkiye, dan Arab Saudi di kawasan Timteng.

Pezeshkian menambahkan bahwa pihaknya menolak klaim AS dan Israel yang menyebut Iran sebagai teroris sementara AS dan Israel telah “membantai” pemimpin, komandan militer, ilmuwan, dan rakyat sipil Iran, bahkan “membantai” anak-anak sekolah di jalanan dan area publik.

Pezeshkian juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan negosiasi ketika Iran diserang kembali dan mengungkapkan, “Washington terbukti tidak mencari solusi sejati.”

Kemudian, Pezeshkian mengajak negara-negara Islam harus tetap waspada terhadap upaya untuk menciptakan perpecahan di kalangan umat Islam. Pezeshkian juga menyambut berbagai inisiasi negara tetangga untuk memperkuat persatuan, mengembalikan stabilitas, dan mempromosikan perdamaian.

Sementara itu, Al-Sisi menyampaikan belasungkawa atas gugurnya warga sipil Iran dalam agresi AS-Israel dan menegaskan kembali sikap Mesir yang menolak peperangan, instabilitas, dan insekuritas di kawasan (negara teluk).

Di akhir, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran akan ikut serta dalam upaya negosiasi untuk kesepakatan yang berkaitan dengan program nuklir Iran dan berkomitmen untuk menjaga hubungan “persaudaraan dan “bertetangga yang baik” dengan negara-negara Arab.

Reporter: M. Saladin Ghaza Al Arsyad

Editor: Muhammad Naufal Luthfi

Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!

Klik di sini
Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad