Informatika Mesir
Home Berita terkini Bhineka Cup 2026 Undang Siliwangi FC dan Toba FC Ikut Bertanding

Bhineka Cup 2026 Undang Siliwangi FC dan Toba FC Ikut Bertanding

informatikamesir.net, Kairo – Abdurrahman, selaku Ketua Pelaksana, mengatakan bahwa Bhineka Cup 2026 mengundang tim dari kejuaraan Jawa Cup (Siliwangi FC) dan Sumatera Cup (Toba FC). Hal tersebut disampaikan pada Minggu (11/10) di lapangan Wafa El Amal, Hay Tamin.

“Undangan kepada Siliwangi FC dan Toba FC tersebut tentu bukan tanpa alasan. Dengan mengusung tema “Besemeton Satu Bhineka” yang memiliki arti persaudaraan dalam keberagaman. Di sini kami mengundang dari pemenang Juara Jawa Cup dan Sumatera Cup sebagai bentuk persatuan. Di mana undangan tersebut adalah sebuah kehormatan bagi masing-masing kejuaraan untuk saling unjuk kemampuan sekaligus saling mengenal lebih dalam. Walau kita dibedakan dengan kultur, budaya dan daerah. Namun kita dipersatukan oleh Bhineka, dipersatukan oleh Indonesia,” tutur Abdurrahman.

Abdurrahman juga menyampaikan bahwa acara yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan acara dengan sistem kepanitiaan bergilir dengan melibatkan 5 kekeluargaan. Tahun ini adalah giliran KMNTB (Kekeluargaan Mahasiswa Nusa Tenggara dan Bali) yang menjadi tuan rumah Bhineka Cup.

“Acara ini dilaksanakan setiap tahun dengan sistem kepanitiaan bergilir kepada setiap kekeluargaan yang di bawah Bhineka Cup. Acara ini melibatkan 5 kekeluargaan untuk bertanding, 3 di antaranya adalah KMNTB, KKS, KMKM, dan dua di antaranya adalah pemenang dari juara Jawa Cup dan Sumatera Cup. Alhamdulillah, tahun ini adalah giliran KMNTB yang menjadi tuan rumah,” jelas Ketua Pelaksana tersebut.

Wildan Akbar Fathurrahman, Lc., selaku Presiden PPMI Mesir turut hadir dalam acara pembukaan Bhineka Cup 2026 sekaligus memberikan kata sambutan. Ia menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan semata-mata perlombaan, tetapi ajang silaturahmi, dan juga pengenalan budaya.

“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar perlombaan semata, tetapi sebagai ajang silaturahmi, dan ajang pengenalan budaya,” jelas Wildan.

Bhineka Cup 2026 dibuka dengan berbagai pertunjukan budaya seperti peresean (seni pertarungan khas suku Sasak Lombok), tari tradisional khas Dayak, tari khas Sulawesi, dll. Beberapa dari tamu undangan diajak ke tengah lapangan untuk ikut menari dalam pertunjukan tari Dayak yang sebagai acara pembuka pada ajang tersebut.

Reporter: Naura Hanan Nadhifa, M. Fauzan Abdurrohman

Editor: Ferdian Hudatullah

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad