SEMA FU Naikkan Kuota Takrim, 205 Mahasiswa Raih Penghargaan
Informatikamesir.net, Kairo – SEMA FU (Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin) kembali menggelar Takrim Mutafawwiqin dengan meningkatkan peserta dari tahun sebelumnya, yaitu dari 130 peserta naik menjadi 205 peserta yang meraih predikat mumtaz dan jayyid jiddan. Acara ini diselenggarakan pada Rabu (30/09) di Qoah Abdul Halim, Kampus Al-Azhar Banin Darrasa.
Peningkatan jumlah penerima takrim tersebut turut menjadi perhatian Moch. Fikri Abdul Aziz, Lc. selaku Wakil Presiden PPMI Mesir. Dalam sambutannya, Fikri mengimbau Masisir untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus menjaga nama baik di tengah berbagai persoalan yang terjadi belakangan ini.
“Mungkin semakin ke sini semakin banyak masalah yang muncul di kalangan Masisir. Maka penting rasanya bagi kita untuk terus memunculkan mahasiswa-mahasiswa berprestasi. Maka kami selalu berharap pada teman-teman semua untuk menjadi mahasiswa yang mengharumkan nama Masisir di era sekarang,” tutur Fikri.
Dalam proses seleksi tahun ini, SEMA FU menghadirkan pembaruan bagi calon peserta. Pembaruan tersebut dilakukannya dengan mencocokkan nilai yang dikirimkan dengan nilai yang dipublikasikan melalui laman resmi facebook milik fakultas Usuludin pada mahasiswa banin.
Sementara itu, seleksi mahasiswa banat dilakukan dengan sistem pembobotan nilai berdasarkan predikat pada setiap mata kuliah. Nilai mumtaz diberi bobot 5, jayyid jiddan 4, jayyid 2, dan maqbul 1. Seluruh bobot kemudian dijumlahkan sebagai dasar penentuan peserta penerima takrim.
Hal ini disampaikan Albaniray Aidil Adha selaku Ketua Pelaksana. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sesi wawancara dengan tim Informatika Mesir.
“Sistem seleksi tersebut telah diterapkan sejak pelaksanaan tahun sebelumnya. Namun, pencocokan nilai mahasiswa banin dengan tartib nilai yang dipublikasikan melalui laman resmi facebook Usuludin baru diterapkan pada takrim tahun ini,” jelas Albani.
Acara penganugerahan ini dihadiri oleh Mantan Dekan Fakultas Usuludin, Dr. Abdul Fatah Abdul Ghani, beserta jajaran profesor Al-Azhar. Selain itu, hadir pula 16 tamu undangan termasuk Abdul Muta’ali selaku Atdikbud (Atase Pendidikan dan Kebudayaan) KBRI Kairo beserta seluruh Ketua Forsema (Forum Senat Mahasiswa).
Reporter: Muhammad Fauzan Abdurrohman
Editor: Salsabila Dwi Fitria





