Gebyar Parahyangan Menandai Satu Dekade; Pentas Seni Tradisional Pasundan
Informatikamesir.net, Kairo – KPMJB (Keluarga Paguyuban Masyarakat Jawa Barat) Mesir kembali menggelar GP X (Gebyar Parahyangan X) pada Senin (28/07), Capital Palace Hall, Hay Sadis, Nasr City. Perhelatan tahun ini, menandai edisi ke-10 (satu dekade) jalannya pentas seni tradisional Sunda akbar yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
Berbekal persiapan sejak Maret lalu, GP X kali ini mengusung tema “Ngahiji Kubudaya, Maju Kukabisa.” (Bersatu karena Budaya, Maju karena Kemampuan). Seperti yang telah dirilis pada akun resmi instagram GP X (@gebyarparahyangan). Pagelaran ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah misi budaya yang menampilkan kekayaan musik angklung, tari tradisional, hingga teater rakyat Sunda di kancah internasional.
Dalam sesi wawancara dengan tim Informatika Mesir. Muhammad Risyad, Wakil Ketua Pelaksana GP X menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga KPMJB. “Selain bertujuan untuk menjadi ajang silaturahmi warga KPMJB, Gebyar Parahyangan ini juga bertujuan untuk mempromosikan budaya Jawa Barat di kancah Internasional.” Ujar Risyad.
Rasyid menambahkan garis besar misi kegiatan ini sebagai diplomasi budaya, wadah kreativitas, penguatan solidaritas, dan representasi mahasiswa moderat dan berwawasan luas.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, GP X tahun ini hadir dengan konsep drama teatrikal. Perpindahan dari satu penampilan ke penampilan lain dilakukan tanpa pemandu acara. Melalui edisi satu dekade, Gubernur KPMJB, Achmad Haikal Al-Mubaroq berharap GP X dapat menjadi momentum untuk memupuk kembali rasa kebersamaan dan senasib sepenanggungan di kalangan mahasiswa Jawa Barat di Mesir. Ia menegaskan, peringatan 10 tahun KPMJB ini dirancang untuk menghidupkan kembali empat pilar utama organisasi, yakni pendidikan, sosial, budaya, dan dakwah, sebagai fondasi gerakan kekeluargaan yang selama ini menjadi identitas KPMJB.
Reporter: Bintan Azizah, Shaila Luthfy Yulandari
Editor: Faqih Billah
Mari bergabung untuk mendapatkan info menarik lainnya!
Klik di sini




