Informatika Mesir
Home Berita terkini Ditanya Soal Fungsi HMI Mesir, Ketua: HMI Hadir Sebagai Warna Baru Pergerakan Masisir

Ditanya Soal Fungsi HMI Mesir, Ketua: HMI Hadir Sebagai Warna Baru Pergerakan Masisir

Sumber: dokumentasi tim Informatika Mesir

Informatikamesir.net, Kairo – Ihyasunan selaku Ketua Umum HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Istimewa Mesir menyebut HMI hadir sebagai warna baru pergerakan organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir setelah ditanya soal apa fungsi organisasinya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus HMI Cabang Istimewa Mesir, Selasa (15/09) di Balai Kebudayaan KBRI Kairo.

Menurut Ihya, pertanyaan itu lahir dari keresahan pribadi di tengah gencarnya organisasi yang ada di Masisir, seperti PPMI, kekeluargaan, almamater, hingga afiliatif. Dalam sambutannya, Ihya menjawab pertanyaan itu dengan menegaskan bahwa semua organisasi memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Esensi dari PPMI yang merepresentasikan mahasiswa, advokasi, dan pelayanan, kekeluargaan yang melingkupi anggota daerah, serta organisasi lain seperti almamater dan afiliatif dengan fungsinya tersendiri.

“Kokohnya ekosistem mahasiswa bukan lahir dari keseragaman tapi keberagaman. Dengan itu HMI hadir sebagai warna baru bagi pergerakan organisasi mahasiswa di Mesir. Bergerak di bidang pengkaderan, pendidikan, serta membentuk mentalitas kepemimpinan bangsa.” Ucap Ihya.

Menegaskan jawabannya, Ihya menekankan bahwa perkumpulan mahasiswa Islam ini memiliki ide dan komitmen sejak ia didirikan. Seperti mempertahankan kedaulatan dan menjunjung tinggi derajat negara Indonesia, serta menyiarkan agama Islam dan menjunjung tinggi derajat pemeluknya. 

Ihya juga mengutip perkataan Lafran Pane sebagai pendiri HMI, “Di manapun kalian berada, di manapun kalian berjuang, di manapun kalian berkiprah, nafas kebangsaan, nafas keislaman harus tetap ada dalam tubuh, jiwa, dan mental kita.”

Dalam penutupnya, Ihya juga berpesan untuk tidak menjadikan HMI sebagai tempat wadah berkembang atau belajar saja. Namun, hendaknya HMI diajdikan sebagai tempat untuk bertempur ide, gagasan, dan bertemu dengan masa. Sehingga ketika kembali ke Indonesia para kader HMI siap berkontribusi pada bangsa dan umat.

Sebanyak 27 pengurus HMI Cabang Istimewa Mesir dilantik menurut SK yang diturunkan oleh pengurus besar HMI di Jakarta. Pelantikan kali ini juga dihadiri oleh Prof. Abdul Muta’ali selaku Atdikbud KBRI Kairo, Abdul Gafur selaku pelaksana fungsi ekonomi KBRI Kairo, dan Rizqie Mustofa selaku Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Internasional pengurus besar HMI.

Reporter: Nurul Hipatanul Say’banti 

Editor: Sayyaf Izzuddin

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad