fbpx

APBO PPMI Sentuh Angka EGP 988.980,50. Sesuaikah dengan Dana Kas Yang Ada? Dipaksa Pindah Sekretariat, MPA-BPA-WIHDAH PPMI Mesir Terbitkan Petisi Penolakan Jika Markas PPMI Mesir Tidak Pindah, Wisma Nusantara Terancam Roboh? Tanpa Ujian Kemenag, Pemegang Ijazah Muadalah Dapat Langsung Daftar Kuliah di Al-Azhar PPMI Mesir Kecolongan! USD 2.525 Hasil Iuran Maba 2022 Raib Jadi Piutang untuk ‘Senior’ yang Identitasnya Disembunyikan

Aktualita · 31 Aug 2020 08:43 WIB ·

Selenggarakan Webinar, Moderator: Sanad Al-Azhar dan Dayah Aceh Bersambung


Webinar Keluarga Mahasiswa Aceh. (Sumber: Kanal Youtube KMA Tv) Perbesar

Webinar Keluarga Mahasiswa Aceh. (Sumber: Kanal Youtube KMA Tv)

Informatikamesir.net, Kairo–Thaiburrifqi Ananda, Moderator dalam Webinar bertemakan “Al-Azhar dan Dayah untuk Aceh” itu mengungkapkan, dalam khazanah keilmuan, sanad Al-Azhar dan dayah Aceh itu bersambung.

Hal ini dibuktikan dengan kitab-kitab yang diajarkan di dayah, kebanyakan adalah karangan ulama-ulama Al-Azhar. Seperti: Tafsir Jalalain karya Jalaluddin As-Syuthi dan Jalaludin al-Mahalliy, Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani dan lain sebagainya.

“Lebih lagi, agama dan budaya di Aceh tidak dipisahkan, seperti dua mata uang, ruh dan jasad,” tambah Thaiburrifqi.

Selain itu, dalam Webinar yang Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) selenggarakan itu menghadirkan para pemateri yang banyak membahas kebudayaan serta perkembangan Al-Azhar dan dayah Aceh, sebagai tombak perkembangan Islam Moderat di Indonesia, juga sebagai khazanah keilmuan yang menuntun manhaj al-Azhar sebagai dasar Islam wasathiyyah.

Dalam acara yang disiarkan lewat Zoom dan kanal Youtube KMA TV pada Sabtu, (29/8) itu, salah seorang pemateri, H. Zahrul Fuadi Mubarrak, M.Pd. mengungkapkan, Al-Azhar dan dayah Aceh sebagai lembaga pendidikan yang berdiri sejak ratusan tahun silam, merupakan benteng akidah ahlussunnah wal jama’ah.

Menurut Zahrul, lembaga pendidikan dayah di Aceh sudah ada sejak awal berdirinya kerajaan Islam di Nusantara. Dayah-dayah itu tersebar di berbagai wilayah dan memegang peranan penting dalam penyebaran Islam ke berbagai wilayah Nusantara.

Ia juga menjelaskan, dayah diambil dari kata zawiyyah, yaitu sudutyang banyak terdapat di perkampungan sebagai basis utama pembelajaran agama Islam di bumi Nanggroe Aceh Darussalam.

Zahrul menambahkan, Al-Azhar dan dayah menerapkan tarbiyah (pembelajaran) berbasis Tasawuf dan praktik Fiqih yang bermazhab, mengikuti jejak Al-Azhar sebagai pembawa misi risalah al-alamiyah al-kubra atau dakwah universal sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw.

Selain itu, Zahrul juga menyinggung para alumni Al-Azhar dan dayah untuk selalu bersinergi dan memperkuat penyebaran keilmuan di berbagai pelosok Aceh, agar tercapainya pemerataan kuantitas kiprah alumni, saling bersinergi satu sama lain, dan selalu berjalan beriringan.

Reporter: Muhammad Nurul Fajri

Editor: Wahyudi Maulana Hilmy

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

21 Peserta Summer Holy Days Setorkan 30 Juz Dalam Tempo 40 hari, Panitia: Kualitas Hafalan Jadi Tanggung Jawab Peserta.

24 September 2022 - 14:58 WIB

IMG 20220924 WA0056 85x85 - 21 Peserta Summer Holy Days Setorkan 30 Juz Dalam Tempo 40 hari, Panitia: Kualitas Hafalan Jadi Tanggung Jawab Peserta.

APBO PPMI Sentuh Angka EGP 988.980,50. Sesuaikah dengan Dana Kas Yang Ada?

23 September 2022 - 17:38 WIB

RAPBO ppmi mesir

Jika Markas PPMI Mesir Tidak Pindah, Wisma Nusantara Terancam Roboh?

29 August 2022 - 18:47 WIB

ppmi pindah rumah 85x85 - Jika Markas PPMI Mesir Tidak Pindah, Wisma Nusantara Terancam Roboh?

Tanpa Ujian Kemenag, Pemegang Ijazah Muadalah Dapat Langsung Daftar Kuliah di Al-Azhar

22 August 2022 - 18:30 WIB

vhjjgj 85x85 - Tanpa Ujian Kemenag, Pemegang Ijazah Muadalah Dapat Langsung Daftar Kuliah di Al-Azhar

Grand Syekh al-Azhar Tetapkan Dr. Salamah Dawud sebagai Rektor Baru al-Azhar, Berikut Profilnya

13 August 2022 - 12:02 WIB

WhatsApp Image 2022 08 13 at 18.59.04 85x85 - Grand Syekh al-Azhar Tetapkan Dr. Salamah Dawud sebagai Rektor Baru al-Azhar, Berikut Profilnya

Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan

21 July 2022 - 21:32 WIB

WhatsApp Image 2022 07 22 at 04.18.59 85x85 - Miftah Wibowo: Kairo 1925 Menjadi Kota Terbersih di Dunia, Sekarang Menjadi Kota yang Tak Terbayangkan
Trending di Aktualita